Desain Apple Car Diejek Mirip Peti Mati

Muhammad Iqbal Mawardi . May 23, 2022

Foto: Peakpx

Teknologi.id – Apple membuat Apple Car yang telah lama ditunggu-tunggu kabarnya akan memiliki tampilan virtual di bagian dalam alih-alih jendela bening. Apple sudah mengajukan paten untuk sistem kendaraan virtual reality (VR) yang mencocokkan 'tampilan virtual' dengan gerakan fisik mobil saat sedang berjalan.

Contoh, jika mobil melaju menuruni bukit, sistem bisa memproyeksikan gambar virtual perjalanan rollercoaster. Kursi pada mobil akan bergerak agar sesuai dengan visual, layaknya pengalaman bioskop '4DX' yang imersif.

Gambar konsep seperti apa mobil itu telah beredar di media sosial, yang menimbulkan sindiran dari beberapa pengguna, yang membandingkannya dengan peti mati.

Gambar konsep sudah ada sebelum paten dilakukan, meskipun mereka menunjukkan mobil hitam dengan atap miring tanpa banyak jendela. Mobil Apple ini dibuat oleh Pencipta Konsep dan LetsGoDigital, dan bukan desain Apple sendiri.

“Sistem VR dapat memberikan tampilan virtual yang sesuai dengan isyarat visual dengan gerakan fisik yang dialami penumpang,” kata Apple dalam paten tersebut, seperti dikutip Daily Mirror.

Baca juga: Apple Menunjukkan Demo Headset Mixed Reality Mereka ke Para BoD

Apple juga menyatakan Sistem VR dapat memberikan pengalaman VR yang imersif dengan mengganti tampilan dunia nyata dengan lingkungan virtual. Sistem kendaraan aktif dan/atau sistem kontrol kendaraan dapat diintegrasikan dengan sistem VR untuk memberikan efek fisik dengan pengalaman virtual.

Lingkungan virtual itu dapat diubah untuk mengakomodasi penumpang setelah menentukan bahwa penumpang rentan atau menunjukkan tanda-tanda mabuk perjalanan.

“Mobil akan mampu 'memproyeksikan atau menampilkan bingkai virtual ke setidaknya satu jendela kendaraan,” , kata Apple, untuk memberikan tampilan virtual 3D kepada penumpang.

Penumpang tidak perlu memakai topeng realitas virtual; sebaliknya, interior mobil akan menjadi topeng itu sendiri.

Apple mengklaim desain tersebut dapat membantu memerangi mabuk perjalanan, yang biasanya dialami penumpang saat mereka menonton film atau melihat layar di dalam mobil.

Mabuk perjalanan terjadi karena konflik di antara indera – ketika mata kita mendeteksi gerakan tetapi bagian tubuh kita yang lain tidak.

"Kendaraan otonom mungkin memiliki jendela terbatas atau bahkan tidak ada sama sekali, dan dengan demikian gerakan yang dialami penumpang dalam kendaraan tersebut mungkin tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat secara visual, berpotensi menyebabkan mabuk perjalanan," kata Apple.

Pada tahun 2016, ConceptsiPhone membuat video dari kemungkinan prototipe Apple Car, yang menampilkan tampilan dasbor lebar, konektivitas ke perangkat Apple lainnya, dan desain minimalis merek dagang perusahaan.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa pengerjaan mobil Apple masih berlangsung, meskipun raksasa teknologi itu sangat tertutup mengenai kemajuannya.

Pada bulan November, terungkap bahwa Apple telah mempekerjakan Christopher Moore, mantan direktur perangkat lunak Tesla Autopilot.

"Langkah ini menunjukkan Apple sedang membajak dengan upaya untuk mengembangkan teknologi self-driving, perlombaan berisiko tinggi dengan pembuat mobil seperti Tesla," ucap pihak Bloomberg.

(MIM)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar