Apple Ingin iPhone dan MacBook Gunakan Baterai Hidrogen

Annisa Fadillah . September 30, 2020

Foto : Telegraph

Teknologi.id - Dalam meningkatkan daya tahan suatu perangkat, baterai Lithium-Ion yang saat ini masih digunakan memiliki daya tahan yang rendah. Rata-rata sebuah ponsel atau laptop yang menggunakan baterai ini hanya bertahan satu hari saja. Inovasi teknologi untuk meningkatkan performa ini terus dilakukan. Banyak perusahaan pun berlomba-lomba untuk memecahkan masalah ini, tidak terkecuali Apple.

Perusahaan teknologi terbesar, Apple, telah berhasil mendaftarkan sebuah paten yang menunjukkan bahwa saat ini mereka sedang mengembangkan baterai berbahan hidrogen yang bisa menjadi pengganti Lithium-Ion. Apple ingin suatu saat perangkat iPhone dan MacBook menggunakan baterai hidrogen agar memiliki daya tahan yang lebih lama dan jauh lebih ramah lingkungan.

Dikutip dari Ubergizmo, Apple berencana menggunakan teknologi baterai hidrogen untuk gawai iPhone dan Macbook di masa depan. Secara khusus, Apple ingin menerapkan sel bahan bakar Proton Exchange Membrane (PEM) yang mengubah hidrogen menjadi listrik. Sehingga, nantinya lini produk Apple akan memiliki kapasitas mumpuni dalam segi portabel dan hemat biaya, dibandingkan dengan terus menghubungkan kabel daya komputer ke stopkontak.

Baca Juga : Apple Beli Konten Podcast Scout FM, Kompetisi Semakin Ketat

"Baterai hidrogen memiliki sejumlah keunggulan. Baterai tersebut berpotensi mencapai kepadatan energi volumetrik dan gravimetri yang tinggi, berpotensi memungkinkan pengoperasian perangkat elektronik portabel yang berkelanjutan selama berhari-hari atau bahkan berminggu-minggu tanpa mengisi bahan bakar," ungkap pihak Apple yang dikutip dari VOI.

"Ketergantungan terus-menerus negara kami pada bahan bakar fosil telah memaksa pemerintah kami untuk mempertahankan hubungan politik dan militer yang rumit dengan pemerintah yang tidak stabil di Timur Tengah, dan juga telah mengekspos garis pantai dan warga kami pada bahaya terkait pengeboran lepas pantai," tambahnya.

Foto : Britannica

Mengingat proses Apple dalam mewujudkan baterai hidrogen ke perangkat iPhone dan MacBook ini masih cukup panjang, adanya paten yang telah ditetapkan Apple ini menjadi langkah penting yang patut diapresiasi untuk menuju masa depan yang lebih baik. Tentunya masyarakat menginginkan energi terbarukan yang ramah lingkungan tetapi memiliki daya tahan yang lama. Jika paten ini dapat segera terealisasi, bayangkan betapa mudah dan hematnya dalam menggunakan perangkat-perangkat tersebut untuk bekerja.

Baca Juga : iPhone 12 mini, Ponsel "Mungil" Terbaru Besutan Apple ?

(af)

teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar

Berita Menarik Lainnya

Berita Terpopuler