Sony Rilis Controller untuk Main Game PS5 di iPhone

Amanda Rayta Putri . August 03, 2022

Foto: Firstpost

Teknologi.id - Untuk memanjakan para gamers khususnya yang menggunakan iPhone, perusahaan gadget yang memproduksi PS5 yaitu, Sony bekerja sama dengan Backbone, perusahaan pembuat controller dari Amerika Serikat untuk membuat controller khusus pengguna iPhone yang diberi nama, Backbone One PlayStation Edition.

Controller ini merupakan produk controller lanjutan dari produk sebelumnya yang pernah diluncurkan pada Oktober 2020 lalu. Tapi, bedanya controller ini bisa digunakan hingga PS5. Selain itu, Backbone Controller ini untuk tombolnya menggunakan tombol yang digunakan pada produk  PlayStation. Seperti, tombol segitiga, huruf X, huruf O dan persegi.

Cara menggunakan Backbone Controller khusus iPhone. Menurut Maneet, sebelum menggunakannya atur tombol controller pada aplikasi Backbone. Kalau sudah tersambung di iPhone, aplikasi Backbone sudah bisa langsung diakses dengan menekan tombol Backbone yang terdapat pada controller tersebut. Untuk permainan yang dapat dimainkan yaitu, permainan yang sudah mendukung pada controller. Permainan seperti, Call of Duty Mobile juga sudah tersedia, loh. Caranya juga gampang banget yaitu, hanya jepit iPhonemu diantara 2 sisi controller saja. 

Baca juga: Resident Evil 4 Akan Hadir di PS5, Xbox, dan PC Tahun 2023

Meski, untuk PS5 tapi Controller ini juga bisa digunakan untuk PS4. Adapun hal yang diperhatikan sebelum menggunakan controller ini yaitu, sebaiknya menggunakan wifi agar koneksi tetap stabil dan cepat saat sedang bermain game meski sebenarnya melalui kabel data internet masih bisa. Pastikan, minimal kecepatan koneksi dan wifi 15 Mbps. Selain itu, pastikan PS4 dan PS5 tetap dalam keadaan menyala. Controller ini sudah tersedia lighting dan lubang konektor untuk headset atau headhone 3,5mm. Controller ini juga bisa digunakan hingga iphone 13 Pro Max. Sudah canggih, nih!

Untuk saat ini produk ini sudah terdapat di beberapa negara seperti, Amerika dan Australia dengan harga jual sebesar USD$100 atau sebesar Rp1,5 Juta (jika menggunakan kurs saat ini). Semoga aja di Indonesia juga tersedia sehingga tidak perlu menggunakan jastip atau rela jauh-jauh mengunjungi negara lain yang tersedia.

Sony Tingkatkan Produksi PS5

Karena, Sony mengalami penurunan omset. Demi untuk mengembalikan dan meningkatkan omset, Sony gencar tingkatkan produksi PS5 agar masyarkat tidak kelamaan menunggu persediaan PS5 serta meningkatkan jumlah pengguna PS5 hingga akhir tahun 2022 ini. Hal ini juga langsung disampaikan oleh Kepala Keuangan Sony, Hiroki Totoki "Sementara kami berpegang teguh pada proyeksi penjualan 18 juta unit PS5 tahun fiskal ini, kondisi seputar (produksi) PlayStation 5 semakin membaik, kami berencana untuk memuat pengiriman di awal untuk musim belanja akhir tahun," katanya seperti dilansir Bloomberg yang sudah diterjemahkan oleh merahputih.com. Ditingkatkannya produksi PS5 ini juga agar anak-anak khususnya tidak bosan saat liburan. 

Penjualan PS5 ini sempat mengalami penundaan seperti, keterbatasan bahan produksi yang digunakan. Salah satunya, chip yang digunakan pada PS5 ini harus diimpor dari China. Saat itu juga terjadi lockdown berkali-kali yang di China sehingga mengakibatkan lamanya waktu untuk produksi. Meski begitu, pada saat PS5 ini diluncurkan pada November 2020 lalu, PS5 ini terjual sebanyak 10 juta hanya dalam waktu 249 hari saja. Ini juga menjadi rekor tercepat penjualan perangkat game tercepat sepanjang selama lebih dari 70 tahun Sony beroperasi.

Jumlah penjualan game di Sony menurun!

Bukan hanya produksi PS5 saja yang menurun. Rupanya, penjualan game di Sony juga menurun 26 persen. Bukan hanya itu saja, Penjualan Sony juga menurun untuk hal lainnya seperti, Penjualan PS5 memang masih meningkat tapi sayang hanya meningkat sebanyak 4 persen saja dan ditambah pada saat game Horizon Forbidden West dan Gran Turismo 7 yang diharpakan bisa menjadi game jagoan buatan Sony juga kalah saing dengan game Elden Ring. Hal ini juga didukung dengan data pengguna aktif PlayStation Network turun sebanyak 3 persen dan kini hanya tersisa 102 juta pengguna saja. Dari semua itu, Sony memprediksikan bahwa total keuntungan tahunan (2022) ini menurun sebesar 16 persen.

(arp)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar