Penumpang Uber Kini Bisa Dapatkan Rating Bintang dari Driver

Fikriah Nurjannah . February 17, 2022

foto : theverge.com

Teknologi.id - Sebuah fitur baru dihadirkan pada layanan berbagi perjalanan dan akan menawarkan sedikit lebih banyak pengalaman dalam perjalanan.

Uber pada hari Rabu (16/02) mengumumkan opsi yang dapat memungkinkan bagi pengguna untuk melihat rincian mengenai berapa banyak pengemudi yang memberikan peringkat satu bintang hingga peringkat bintang lima.

Untuk pertama kalinya, Uber mengizinkan pelanggannya dan memberikan opsi tersebut. Cara agar dapat menemukan rincian peringkat tersebut memerlukan beberapa langkah, diantaranya yang pertama, buka menu Pengaturan Aplikasi, klik Privasi, lalu klik Pusat Privasi.

Setelah sampai pada bagian Pusat Privasi, geser ke kanan dan klik opsi: "apakah Anda ingin melihat ringkasan cara Anda menggunakan Uber."

Selanjutnya, gulir ke bagian "jelajahi data Anda" dan klik "lihat peringkat saya". Pengguna juga dapat mengakses informasi tersebut di situs website Uber.

Selain itu, menurut Uber, tujuan dari fitur baru ini adalah untuk menawarkan pemahaman yang lebih baik kepada pelanggan terkait peringkat mereka saat ini, yang didasarkan pada 500 perjalanan terakhir mereka di platform. Serta untuk mendorong perilaku yang baik selama perjalanan.

"Kami berharap dengan memberikan gambaran kepada pengguna bagaimana penilaian mereka dihitung, kami dapat membantu mendorong (memiliki) pengalaman positif antara pengendara dan pengemudi di setiap perjalanan," kata Zach Singleton, kepala produk privasi dan ekuitas di Uber (UBER).

Uber mengatakan semua informasi identitas dirahasiakan untuk alasan keamanan. Selain itu, Uber meningkatkan sistem penilaian dua arah dalam upaya untuk meminta pertanggungjawaban penumpang dan pengemudi selama perjalanan. Serta mendorong kekuatan Uber atas pengendara dan pengemudinya.

Pengemudi dan pengendara dengan peringkat lebih rendah berisiko dinonaktifkan dari platform. Pengemudi berkinerja rendah, mereka yang memiliki rata-rata empat bintang atau kurang memiliki resiko dinonaktifkan.

Bahkan beberapa penumpang yang berperilaku buruk dapat dikeluarkan dari platform jika mereka menerima peringkat bintang satu yang cukup untuk mengeluarkannya.

Serta ambang untuk dinonaktifkan bervariasi dari kota ke kota, karena perusahaan memperhitungkan berbagai faktor saat menentukan titik penghentian pengguna.

Disamping itu, dalam sebuah situs the verge, memberikan transparansi mengenai rincian peringkat pengguna penumpang Uber pada gambar dibawah ini.

foto : theverge.com

Untuk dapat menjaga peringkat pengguna Uber agar tetap tinggi atau memperbaiki peringkat yang tidak terlalu bagus, Uber menyarankan pengendara untuk membersihkan diri, memasang sabuk pengaman, bersiap tepat waktu, menghormati dan menghindari membanting pintu. Diantaranya seperti yang dijelaskan oleh Uber yakni :

1. Pack it in, Pack it out: Selalu pastikan untuk membawa sampah Anda dan barang-barang lainnya. Jangan meninggalkan kekacauan di dalam mobil.

2. Buckle Up: Studi menunjukkan bahwa penumpang yang tidak menggunakan sabuk pengaman di kursi belakang dapat menempatkan pengemudi pada risiko cedera yang lebih besar dalam kecelakaan. Jadi selalu ingat untuk memasang sabuk pengaman untuk keselamatan Anda dan pengemudi.

3. Bersiaplah: Ingatlah bahwa waktu pengemudi sangat berharga dan mereka tidak perlu menunggu Anda. Penjemputan yang berjalan dengan lancar, lebih baik untuk semua orang, jadi bersiaplah untuk pergi ketika pengemudi tiba.

4. Perlakukan semua orang dan segala sesuatu dengan hormat: Sebagaimana diuraikan dalam Pedoman Komunitas, perusahaan ingin pengendara dan pengemudi merasa aman, hormat, dan positif. Selalu perlakukan pengemudi Anda dan kendaraannya sebagaimana Anda ingin diperlakukan.

5. Jangan membanting pintu! Sangat mudah untuk membanting pintu secara tidak sengaja jika Anda tidak memikirkannya, dan pengemudi secara konsisten menyebut membanting pintu sebagai alasan mengapa mereka mengurangi bintang.


Baca Juga : JPMorgan Luncurkan "Onyx Lounge" & Ambisi Bank Pertama Metaverse

Uber telah bereksperimen dengan berbagai cara bagi pengendara dan pengemudi untuk saling memberi umpan balik selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2017, perusahaan memperkenalkan fitur yang memungkinkan pengemudi untuk memberikan komentar tambahan kepada pengendara mengenai perilaku mereka.

Pengemudi akan memilih dari daftar alasan: "waktu tunggu", "kesabaran", "jumlah pengendara", "sikap", "ingin rute baru", atau "lainnya".

Jika pengendara mendapatkan "tag" yang sama dua kali dalam waktu 30 hari, pemberitahuan akan muncul saat mereka membuka aplikasi Uber untuk memberi tahu bahwa perilaku mereka mempengaruhi peringkat mereka.

Uber juga mempublikasikan pedoman komunitasnya (community guidelines), yang mencakup daftar perilaku buruk yang akan membuat Anda dilarang dari Uber.

Banyak rincian yang dijabarkan dengan cukup jelas seperti, jangan buang sampah di mobil pengemudi Anda, jangan menyerang atau menghina pengemudi Anda, dan jelas sekali jangan mencoba berhubungan seks dengan pengemudi Anda.

Berdasarkan pengemudi wanita pada Uber, aturan terakhir tersebut sering diabaikan oleh penumpang pria.

Selain rincian mengenai peringkat yang baru, Uber mengungkapkan pada hari Rabu (15/02) bahwa terdapat lima kota AS dengan peringkat pengendara rata-rata terendah adalah New York, yang diikuti oleh Seattle, Washington, D.C. serta Boston, dan Minneapolis.

Disamping itu, Uber juga mengungkapkan lima peringkat pengendara dengan rata-rata tertinggi di kota-kota besar AS, diantaranya, peringkat pertama ditempati oleh San Antonio, lalu kedua St. Louis, ketiga ditempati oleh Nashville, keempat Salt Lake City, dan Kelima diduduki oleh Kansas City.

(fnj)

JPMorgan Luncurkan "Onyx Lounge" & Ambisi Bank Pertama Metaverse

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar