Google Tingkatkan Kebijakan Iklan Anak-Anak

Fikriah Nurjannah . January 20, 2022

foto : reuters.com

Teknologi.id – Google Alphabet Inc mengatakan bahwa minggu ini akan segera meningkatkan penegakan kebijakan iklan yang peka terhadap usia setelah Reuters menemukan iklan mainan seks, minuman keras, dan investasi berisiko tinggi di mesin pencarinya, yang seharusnya diblokir dalam upayanya untuk mematuhi peraturan Inggris.

Inggris mulai memberlakukan peraturan pada September tahun lalu yang bertujuan melindungi anak-anak agar tidak dilacak secara online.

Google, sebagai tanggapan mulai memodifikasi pengaturan di seluruh layanannya di Eropa dan di tempat lain untuk pengguna di bawah 18 tahun.

Diantara langkah-langkah yang telah dicanangkan pada bulan Agustus yaitu "memperluas perlindungan untuk mencegah kategori iklan yang peka terhadap usia yang ditampilkan kepada remaja."

Secara khusus, raksasa search engine ini, mulai menggunakan alat otomatis untuk menghentikan iklan yang terkait dengan kategori seperti alkohol, perjudian, dan resep obat, agar tidak ditampilkan kepada orang-orang yang tidak masuk ke akun Google atau dikonfirmasi setidaknya berusia 18 tahun.

Perusahaan teknologi menghadapi tantangan dengan mengawasi layanan luas mereka, dan menurut postingan di forum iklan online dan dua pengiklan, penegakan yang dilakukan Google telah mengalami pasang surut.

Advertiser yang mencari anonimitas karena takut akan pembalasan dari perusahaan teknologi, mengatakan bahwa, mereka frustasi akan kehilangan penjualan yang signifikan, karena search engine Google telah memblokir iklan mereka dari signed-out users, namun secara keliru mengizinkan iklan dari pesaing mereka.

Iklan yang ditampilkan di Inggris kepada signed-out users pada minggu lalu untuk leveraged trading, obat kolesterol, adult toy retailer, dan toko kelontong besar yang mempromosikan produk vodka, menurut temuan Reuters.

"Kami memiliki kebijakan yang membatasi tempat kami menampilkan kategori iklan tertentu yang peka terhadap usia," kata Google.

"Iklan yang dipermasalahkan diberi label yang salah dan dalam hal ini seharusnya dibatasi penayangannya. Kami segera mengambil langkah untuk mengatasi masalah ini."

Saingan periklanan Google seperti Facebook Meta Platforms Inc dan Microsoft Corp melarang sepenuhnya, banyak kategori iklan yang peka terhadap usia, atau telah menempatkan tanggung jawab pada pengiklan untuk menargetkan iklan mereka dengan cara yang membatasi paparan terhadap anak dibawah umur.

Dalam hal ini, Microsoft menolak berkomentar, dan Facebook tidak memberikan tanggapan.


Yandex Rusia Capai Kesepakatan Persaingan Search Engine


Selain itu, kode untuk anak-anak di Inggris yang memerlukan layanan online untuk memenuhi 15 standar desain dan privasi untuk melindungi anak-anak, seperti membatasi pengumpulan lokasi mereka, dan informasi pribadi lainnya. Google mengatakan pemfilteran iklan yang peka terhadap usia adalah inti dari kepatuhannya terhadap kode tersebut.

Kelompok advokasi 5 Rights Foundation, yang berkampanye untuk peraturan dan meninjau temuan tersebut, mengatakan perusahaan teknologi harus secara teratur mempublikasikan penelitian internal tentang seberapa baik mereka menjalankan kode dan kebijakan mereka sendiri.

"Kita harus waspada terhadap 'safety wash'," kata 5 Rights. "Perusahaan teknologi perlu mendukung klaim mereka dengan tindakan, dan menunjukkan bagaimana mereka mematuhi peraturan, terutama pada tahap awal implementasi."

Google tidak menanggapi komentar tersebut. Perusahaan menolak untuk memberikan informasi terperinci dengan Reuters mengenai seberapa seringnya mereka gagal memblokir iklan yang peka terhadap usia.

Disamping itu, kantor Komisaris Informasi Inggris mengatakan pada bulan November bahwa pihaknya telah menghubungi Google, Apple Inc, dan perusahaan lain di media sosial, streaming, dan game untuk meninjau kesesuaian mereka dengan kode tersebut, dan regulator privasi menyampaikan bahwa peninjauan tersebut sedang berlangsung.

(fnj)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar