Maraknya Situs Online Penipuan Donasi Ukraina

Josephine Cahyadi . March 17, 2022

Foto: Unsplash


Teknologi.id -

Banyaknya situs online yang menjadikan konflik Rusia dan Ukraina sebagai pancingan untuk menyalahgunakan niat baik orang-orang yang berempati pada konflik ini.


Tidak hanya materi namun penipu online ini juga mencuri data para pengguna yang berdonasi. Banyaknya orang yang berniat baik untuk membantu korban konflik Ukraina dan Rusia membuat para penipu ini mengambil kesempatan didalam kesempitan. 


Selama pekan lalu, peneliti Kaspersky mengamati peningkatan kasus penipuan yang bermunculan sebagai situs web donasi palsu. Penipuan ini mengaku mengalihkan dana dari organisasi yang sah. Penipuan semacam ini memang bukan hal yang baru lagi dalam ranah penipuan online. 


Baca Juga: 5 Rekomendasi Pengembang Android Terbaik di Indonesia


Peneliti Kaspersky melaporkan banyak halaman phishing yang menjiplak situs donasi. Para penipu tidak hanya mengambil materi dan data pengguna, namun juga mencatut nama organisasi yang donasi ini.


Pada halaman tersebut tidak adanya informasi yang diberikan atas donasi tersebut, pengguna hanya dapat melakukan donasi. Namun pengguna tidak mendapatkan informasi tentang donasi tersebut atau bagaimana donasi tersebut disalurkan.


Penipu online ini menggunakan taktik “tekanan situasi”, seperti menggunakan bahasa emosional yang memaksa, dan mengatakan keadaan urgen kepada pengguna. 


Baca Juga: Irlandia Denda Meta Senilai Rp268 MIliar, Kenapa?

Dalam pesan spam masal yang ditemukan Kaspersky, penipu ini berkedok juga sebagai korban konflik, berpura-pura mencari bantuan untuk keluarga mereka yang terkena dampak. Dengan ditutupnya bank, mereka meminta transfer melalui Bitcoin dan meninggalkan alamat dompet Bitcoin. 


(JC)



Share :

Berita Menarik Lainnya