System Software & Application Software: Apa Perbedaannya?

Kemala Putri . February 26, 2019


Foto: My General
Teknologi.id - Perangkat lunak komputer dapat dibagi menjadi dua kategori berbeda, yaitu system software & application software. Apa maksud dan perbedaan antara keduanya? Pada artikel ini, kita akan menganalisis perbedaan antara system software dan application software.

Apa Itu System Software?

System software adalah jenis software yang dirancang untuk berkomunikasi dengan hardware atau bahkan application software. Ini bertindak sebagai interface antara hardware dan program komputer di mana ia mengkoordinasikan tugas-tugas antara dua komponen sistem komputer. Ada berbagai jenis system software. Mereka termasuk operating system, language processors dan device drivers. System software tipikal memastikan bahwa hardware menangani tugasnya dengan sukses. Misalnya, operating system melakukan manajemen memori dan penanganan file untuk hardware. Driver mengendalikan kinerja monitor dan perangkat lain seperti printer.

Baca juga: Perbedaan Antara Front-end, Back-end, dan Full-Stack Developer 

Apa Itu Application Software?

Application Software adalah jenis software yang dirancang untuk menyelesaikan tugas-tugas spesifik dalam operating system. Beberapa dari tugas ini termasuk menangani dokumen, menangani perhitungan, mengedit gambar, mengedit video, dan lainnya. Contoh application software termasuk pengolah kata, spreadsheet, database software, editor gambar.

System Software & Application Software

Setelah kita mengetahui definisi keduanya, sekarang kita dapat melihat perbedaan antara kedua jenis software ini.

Subjek

System Software

Application Software

Pemakaian
System software digunakan untuk mengelola dan mengendalikan hardware komputer dan application software.
Application software melakukan tugas tertentu tergantung pada bagaimana ia dirancang. Ini tidak dapat melakukan tugas lain yang berada di luar cakupannya.
Instalasi
System software diinstal ke komputer ketika operating system diinstal.
Application software diinstal hanya ketika pengguna membutuhkannya. Misalnya, kamu hanya akan menginstal software edit foto ketika kamu ingin mengedit beberapa foto.
Waktu eksekusi
System software akan mulai berjalan setelah kamu menyalakan komputer. Ini akan terus berjalan hingga kamu mematikan komputer.
Application software hanya akan berjalan jika diminta. Kamu akan memulai pengolah kata ketika kamu perlu membuka atau menyiapkan beberapa dokumen.
Abstraksi
Dari sudut pandang umum, pengguna tidak berinteraksi dengan system software. Ini karena software berfungsi di latar belakang.
Untuk application software, pengguna akan memiliki interaksi langsung dengan software. Bahkan, pengguna mengontrol cara software beroperasi.
Ketergantungan
System software berjalan secara independen. Pengoperasiannya tidak tergantung pada perilaku software lain. Sebaliknya, itu adalah salah satu yang menyediakan kondisi untuk software lain untuk berjalan secara efektif.
Application software tidak dapat berjalan secara independen. Mereka tergantung pada kondisi yang disediakan oleh operating system.
Kompleksitas
Memprogram system software cukup rumit. Ini karena membutuhkan programmer untuk memiliki pengetahuan penuh tentang system hardware yang mendasarinya dan bahasa tingkat rendah.
Pemrograman application software tidak rumit. Seorang programmer hanya perlu memiliki pengetahuan tentang system software yang mendasarinya dan bahasa tingkat tinggi

  Dari perbandingan ini, jelas terlihat perbedaan antara system software dan application software. Semoga artikel ini dapat menambah wawasanmu. (DWK)

Share :

Berita Menarik Lainnya