Virgin Galactic Re-open Tiket Perjalanan Luar Angkasa

Fikriah Nurjannah . February 16, 2022

Foto: cnn

Teknologi.id - Virgin Galactic, sebuah perusahaan Aerospace dan Space Travel, mengumumkan akan membuka penjualan tiket untuk umum mulai 16 Februari, menurut rilis berita.

Virgin Galactic membuka kembali penjualan tiket senilai $450.000, dan akan membuat pelanggan menikmati perjalanan selama 90 menit di atas roket, yang diluncurkan dari udara dan menyapu tepi ruang angkasa.

Perusahaan tersebut telah memiliki sekitar 600 reservasi dari penjualan tiket putaran pertama, dan memberikan harga perjalanan ke ruang suborbital sekitar $200.000 hingga $250.000 per kursi.

Selain itu, perusahaan juga mengumumkan pada Selasa (15/02), bahwa tiket akan kembali dijual 16 Februari. Tiket yang dijual membutuhkan deposit $150.000 dengan jumlah penuh sebelum penerbangan.

Selama earnings calls terbaru Virgin Galactic pada bulan November, CEO Michael Colglazier mengatakan bahwa perusahaan telah menguji proses penjualannya selama beberapa bulan sebelumnya.

Serta telah menjual sekitar 100 kursi pada titik harga baru yakni $450.000 per kursi. Perusahaan bekerja untuk menjual total 1.000 kursi sebelum memulai operasi secara komersial.

Pada bulan Juli lalu, Virgin Galactic tampaknya siap untuk memulai operasi secara komersial setelah berhasil meluncurkan dan membawa Sir Richard Branson, pendiri perusahaan, ke bagian tepi luar angkasa.

Tetapi, sebuah laporan dari New Yorker kemudian mengungkapkan, bahwa lampu peringatan padam di bagian kokpit selama penerbangan Branson. Pesawat ruang angkasa tersebut juga melakukan perjalanan di luar wilayah udara yang ditentukan selama 41 detik.

Administrasi Penerbangan Federal menghentikan semua penerbangan sambil menunggu peninjauan, yang berakhir pada bulan September dan memberi izin kepada Virgin Galactic.

Selain itu, perusahaan kemudian mengumumkan untuk menunda dimulainya layanan komersial, dengan alasan peningkatan teknologi yang tidak terkait. Diperkirakan pula bahwa tidak akan menerbangkan pelanggan yang membayar sebelum Oktober tahun ini.

Virgin Galactic telah go public pada tahun 2019, dan juga telah menggembar-gemborkan rencananya untuk memulai layanan komersial pada tahun 2020.

Baca Juga : Bukan SpaceX, Roket China Ini Diprediksi Akan Menabrak Bulan

Sementara itu, pesaing utama Virgin Galactic dalam lingkup pariwisata luar angkasa suborbital yakni Jeff Bezos, Blue Origin, telah meluncurkan tiga misi kru yang sukses untuk selebriti dan membayar pelanggan. Meski begitu, Blue Origin belum mengungkapkan berapa besar harga tiket penerbangannya.

Berita penjualan tiket juga memiliki pengaruh dan menyebabkan saham Virgin Galactic, yang terpukul jatuh tahun lalu setelah serangkaian berita buruk, telah mencatatkan kenaikannya lebih dari 30% selama jam perdagangan berlangsung pada Selasa (15/02).

Virgin Galactic juga mengumumkan perubahan logo, dan menggantikan desain sebelumnya yang menampilkan iris mata manusia, dengan garis ungu sederhana dari pesawat luar angkasa bertenaga roketnya.

Sejak perusahaan Virgin Galactic didirikan pada tahun 2004, perusahaan menghadapi banyak penundaan dan gangguan selama program pengembangan dan pengujiannya.

Saham perusahaan juga terpukul jatuh di bulan Januari oleh berita tidak menyenangkan, bahwa perusahaan tersebut menaikkan utang sebanyak setengah miliar dolar.

Sahamnya telah melayang pada atau di bawah $10 per saham sejak itu. Hal tersebut jauh dari tertinggi sepanjang masa pada $62,80, yang dicapai pada awal 2021.

(fnj)

author0
teknologi id bookmark icon

Tinggalkan Komentar

0 Komentar